Penghujung tahun 2013, Tuhan memberi kesempatan bagi saya untuk mengapply sebagai paperpresenter dalam kegiatan EAAERE 2014 di Busan, Korea. Alhamdulillah, abstrak yang saya kirimkan diterima sebagai salah satu paper presenter pada 12-14 February mendatang.
Korea!!!
Saya akan ke Korea!!!
Mimpi untuk memegang salju bakal kesampean, (Norak, soalnya di Indonesia gak ada salju)
Yap, negara penghasil gingseng ini memang sangat booming hampir satu dekade terakhir. Smeoga keberangkatan saya kesana tidak hanya sekedar hura-hura belaka, namun menjadi hal positif yang bisa saya bagikan untuk lebih banyak orang.
Berbekal nekat, dan Alhamdulillah dapet tiket murah 3,1 juta PP (Air Asia)
Jakarta-Busan. Biaya paspor sekitar 300 ribu dan perjuangan mendapatkan
sponsor yang lain. semogaa lancar.
Busan dan Seoul adalah dua kota yang akan saya kunjungi.
Tidak dipungkiri keindahan pariwisata kota dan keberagaman budaya korea baik modern maupun ancient nya kana sangat memanjakan mata kami nanti. Namun ada satu hal yang sangat saya inginkan di korea nantinya, yaitu mneyusuri jejak-jejak peradaban muslim di Korea.
Seperti apakah warga muslim disana, dan bagaimana mereka bertahan. serta pastinya akan banyak pertanyaan tentang selembar kain yang menutupi kepala saya ini nantinya.
Annyeong Korea,
See u on Februari. Semoga dapat menciptakan jejak-jejak luar biasa di sana :)
Tampilkan postingan dengan label Dream. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dream. Tampilkan semua postingan
Minggu, 05 Januari 2014
Sabtu, 04 Januari 2014
SELAMAT DATANG 2014
Pergantian Tahun.
Matahari Pagi.
Perjuangan tetantang impian yang tak pernah berhenti.
(ganisfa)
2014 !!!
Yap ditahun keduapuluh empat usiaku saat ini, semuanya masih terasa asing.
AKu masih meraba-raba apa yang akan terjadi nanti,
Namun semnagan perjuangan untuk segala impian tidak boleh redup.
Untuk Cita, Cinta, dan Kebahagiaan :)
Rabu, 03 Juli 2013
Have to go..have to go...

Alhamdulillahirobbilalamiiin...
Today i got my 2nd conditiona offer from Monash University.
I am happy and excited about that.
Australia...
My dreamland, Future place to study...
Dear Allah...
firts step passed...
but i have to face others.
Reaching my IELTS band and scholarship.
I wish, next year. I'll be there...
Coz i believe in Allaah :)
Bismillahirrohmanirrohiiim....
I have to go... i have to go... i have to go!!!!
posted from Bloggeroid
Minggu, 12 Mei 2013
Pengalaman Interview Beasiswa Turki 2013
Alhamdulillah, seperti yang saya
ceritakan sebelumnya saya berhasil terpilih (gaya, kaya miss Indonesia aja gitu
ya) sebagai salah satu kandidat untuk masuk tahap wawancara beasiswa pemerintah
Turkiye.
Saya mendapatkan jadwal tes pada
Hari Senin, 6 Mei 2013 pukul 14.00-15.00 (Hari bersejarah, jadi dicatet gitu
ya.. #lebay). Awalnya saya menanggapi santai dalam rangka wawancara ini, hanya
sekedar wawancara toh? Tinggal jawab apa adanya kan? Tapi saudara-saudara,
setelah membuka-buka blog, tulisan, atau info soal beasiswa Turki ini saya jadi
sedikit tegang. Ada beberapa trik dan tips yang juga harus kita terapkan
menghadapi wawancara. Alhasil, kelabakanlah saya H-3 menjelang tes baru
bergoogling ria dan prepare kebutuhan tes.
Hal pertama
yang saya lakukan adalah mencari partner untuk berangkat ke Jakarta, pasalnya
menempuh perjalanan sendirian malang-jakarta cukup membosankan juga. Apalagi
saya baru kembali dari Jakarta 2 minggu sebelumnya. Rasanya sisa-sisa pegal
perjalanan masih nyangkut sana sini, kepala masih kebayang-bayang ngemper di
Soetta semalaman dan gerasak-gerusuk nyari tiket Bandung-Jakarta(Okai, cerita
yang itu ntar di page yang lain aja ya..hehehe...). Akhirnya saya mengepost “[Butuh Info]Lolos Interview Turkiye Burslari 2013” di group beasiswa@yahoogroups.com.
Terimakasih yaa. Saya menunggu 1-2 hari belum ada jawaban, baru hari ketiga
sejak saya mengirim ke mailis tersebut ada beberapa yang menghubungi. Bahkan
saya menemukan kandidat dari Universitas saya pada hari H setelah test (Kok
telat ya? Tapi gpp, nambah temen jugaa J
)
Hal kedua yang
saya lakukan adalah nyari blog-blog mahasiswa yang sudah lolos beasiswa Turki,
beserta beberapa pertanyaan yang sering muncul. Waktu itu saya cuman baca-baca
pertanyaannya doang, belum mikirin jawabannya mau dibawa kemana. Nah selain itu
saya juga iseng googling info tentang Turki, misalnya isu migrasinya, terus PPI
Indonesia Turki, Living Guide disana, sama profil negaranya. Mikirnya jauh
banget ya? Saya takutnya tiba-tiba ditanya siapa Presiden Turki, terus gak bisa
jawab. Mempermalukan nama bangsa dan negara alamater tercinta kan? Apalagi
nyerempetin gelar S.IP dibelakang tuh.... Beuh....
H-4, tepatnya
Jumat 3 Mei, saya baru sempet nyari-nyari tiket berangkat. Alhasil karena
belinya mepet-mepet ya dapetlah tiket kereta yang harganya ngalahin harga
pesawat. Mikirnya daripada gak berangkat. Bismillah. Tapi Alhamdulillah
pulangnya dapet tiket pesawat murah, hehehe....
Nah, Jadi
ceritanya saya berangkat Sabtu 4 Mei 2013 dari Malang dan nyampe Minggu 5 Mei
2013. Waktu itu malem-malem dikereta, ditengah kesendirian perjalanan (dramatis
ceritanya, lagi dalam perjalanan ke medan jihad,,,hahaha...) isenglah googling
tentang beasiswa Turki. Eh nemu kultwitnya si embak-embak asal Jambi yang
canggih banget mengupas tips and Trik dia lolos beasiswa Turki. Waktu itu
mikirnya, si embak kok gak dari kemaren aja gitu, kenapa H-1 mepet-mepet
gitu... emang sengaja bikin penasaran yaaa :p. Tapi makasiiii ya mbaak,
kultwitmu sangaaat membantu...(info kultwit mbaknya bisa dilihat di http://chirpstory.com/li/74471) .
Kemudian kepikiranlah buat ngikutin jejaknya si mbak buat rada-rada narsis gitu
waktu interview. Nyampe jakarta langsung buka lepito trus bikin fortofolio diri
sendiri yang emang, narsis sih... ahahaha,,,
Hari H, 6 Mei
2013. Interview dijadwalkan jam 2 siang, saya sudah mandi dari jam 11,
berangkat jam setengah satu. Padahal tinggalnya waktu itu di daerah Rasuna Said
Juga, 10 menit lah naik P20. Jam 1 Kurang sudah sampai kedubesnya, tapi berhubung
lagi istirahat, saya nunggu diluar. Sendirian. Berdiri awalnya. Kemudian ada
bapak-bapak tukang sapu manggilin “Neng sini aje duduk sini, daripada bediri
sono!”. Ah iya juga ya, daripada kayak anak ilang, saya sendiri didepan
Kedubesnya,gak boleh masuk, sedihnya gak boleh foto-foto juga (insting
narsisme!!!). Sembari duduk-duduk sama
tukang sapunya, saya ngobrol-ngobrol sama si Bapak yang ternyata asli Madiun
dan sudah menetap di Jakarta sejak tahun 1965 itu. Waah arus urbanisasi jakarta
itu meman suda terpola sejak zaman dulu ya sodara-sodara. Beliau cerita sempat
kerja di Kedubes Turki sebagai tukang kebun. Dalam hati saya mikir, kalau dalam
strata diplomatik, seenggaknya ni Bapak masuk bagian-bagian pegawai diplomatik
gitu ya, weuh kereeen. Saya yang S1 aja kalah. Hehehe.... Akhirnya kita ngobrol
beberapa hal lain seperti tugas dia jadi juru sapu, kondisi jakarta yang makin
berpolusi, dan lain-lain. Terimakasih ya pak, setidaknya saya menghabiskan
waktu kurang lebih satu jam dipinggiran jalan kota Jakarta itu gak
boring-boring banget. Sampai pukul 1.20 saya belum menemukan tanda-tanda
peserta lain, barulah pukul 1.40an saya menemukan beberapa peserta lainnya
yaang semuanya cowok. Memang saya paling cantik waktu itu. Ya Jelaslah ya -.-.
Ada yang dari Aceh, cibubur, Jakarta, Bandung, Depok, dan lain-lain. Saya dari
Malang sendirian.
Setelah masuk
pintu gerbang, kita harus menyimpan HP (gak boleh foto-foto, sedihnyaaa), dan
didalam kita nunggu di ruang tamu yang oke banget. Karpet sama perabot ala-ala
Tukiye gitu keren ya, ah nyaman banget berasa rumah sendiri. Kemudian, selama
menunggu interviewernya dateng, kita ngobrol dan sharing-sharing nih apa aja
strategi wawancaranya. And here we go.... hehehe...
1.
Siapkan jawaban boombastis, namun tetap rasional.
Misalnya kenapa mau kuliah di Turki? Biar bisa jadi Rektor! Biar jadi Gubernur!
Daan jawaban-jawaban lainnya yang BISA DIPERTANGGUNGJAWABKAN...hehehehe
2.
Tetap tenang dan santai, kalau bisa kita ngajak
interviewernya becanda kali ya...hehe..berusaha tarik perhatian mereka dengan
menunjukkan siapa kamu, namun tetap apa adanya dan gak lebay.
3.
Siapkan tesis, pelajari skripsi, atau rancangan
riset kali ya. Lumayan bisa nambah-nambah poin buat menarik perhatian
interviewer.
4.
Sharing sama teman yang lain
5.
Saling mendoakan
6.
Dan do ur best for the war !!!
Jujur saya belum puas sama
wawancara saya kemarin, masih banyak yang ingin saya ekplor. Tapi seenggaknya
saya dapat pengalaman baru dan teman-teman baru. Semakin bersemangat untuk
mencoba interview berikutnya. ADS, Bismillahirrohmanirrohim...
Kamis, 02 Mei 2013
Tes Interview Beasiswa Turki, Sebuah Langkah Awal
Hari itu
seperti biasa, aktifitas pagi setelah bangun tidur adalah mengecek hp. Jam
berapa, ada email atau notification lainnya. Dan ternyata layar HP hitam karena
memang baterainya sedang habis. Akhirnya aku segera bersiap menuju kampus dan
berexcited ria karena hari itu akan menonton pertunjukan teater. Sudah 5 tahun
tidak main teater, dan terakhir kali menontonpun 2 tahun yang lalu di GOETHE
Institut Jakarta.
Dan hari itu
menjadi begitu bersemangat. Alhamdulillah Allah memberi kejutan lainnya. Sebuah
email masuk dari Turkiye Burslary berupa interview invitation. Awalnya saya
hanya membaca datar pesan itu, antara tidak percaya dan oh? Namun beberapa lama
kemudian, saya sadar bahwa Allah sudah memberikan kepercayaan yang besar pada
saya.
Tidak
dipungkiri mengikuti seleksiaplikasi
Beasiswa Turki ini adalah coba-coba. Beberapa berkaspun saya mungkin
belum maksimal, misalnya TOEFL yang masih toefl institusi dari lembaga kursus.
Jujur, saya
masih dalam masa pemulihan kondisi mental karena beberapa shock terapi minggu
kemarin. Tapi Allah selalu berfirman bahwa “Aku adalah apa yang disangkakan
hambaku”. Maka aku yakin bahwa Allah akan memberikan yang terbaik melalui
setiap hal yang akan aku lewati.
Perjalanan
saya untuk mendapatkan beasiswa ini memang masih beberapa langkah lagi, dan itu
pasti tidak mudah. Namun ini adalah salah satu langkah untuk menempa diri,
belajar dan meraih impian-impian berikutnya.
Lahaulawalaquwwataillabillahilaliyyiladziiim... saya ikhas untuk apapun
hasilnya, namun semoga Allah memeberi kekuatan untuk menunjukkan yang terbaik
dari saya di saat test nanti.
Setelah
googling dan bertanya pada beberapa teman, ada beberapa jenis pertanyaan yang
sering diajukan dalam beasiswa turki ini, diantaranya : (saya dapatkan dari
sumber :
http://miturki.wordpress.com/2013/04/22/seri-bahas-tuntas-taklukkan-tes-wawancara-beasiswa-turki/)
1)
Background keluarga
kita
2)
Mengapa
memilih kuliah di Turki
3)
Mengapa
memilihjurusan yang telahkitapilih di form aplikasi (bagi yang memilih jurusan
yang berbeda dengan background S1nya, maka usahakan cari koherens yang
masukakal)
4)
Spesifikasi
jurusan tersebut (untukmenguji sejauh apa kita paham tentang jurusan yang akan
kita ambil)
5)
Apa rencana
kita setelah menyelesaikan studi
dan beberapa
kelengkapan yang perlu dibawa
1)
Pas Foto
2)
KTP (asli
& foto kopi)
3)
Passport
(asli & fotokopi)
4)
Ijazah &
Transkrip (asli & fotokopi yang sudah dilegalisir, dan karena saya sudah
punya yang Translated to English, jadi saya bawa juga translation-nya)
5)
Sertifikat
TOEFL
6)
Surat
rekomendasi
7)
Motivation Letter
8)
Piagam-piagam (asli & fotokopi)
9)
Print
email “Invitation for Interview” kita
10)
Buku /
Paper yang pernah kita terbitkan
11)
Salinan
formulir aplikasi kita ( untuk dibaca ulang saat menunggu giliran interview )
12) Tambahan dari saya adalah outline rencana penelitian yang ingin dilakukan nanti :)
12) Tambahan dari saya adalah outline rencana penelitian yang ingin dilakukan nanti :)
Untuk
persiapan hari H, bismillaah... saya akan berusaha semaksimal mungkin,
setidaknya tidak tampil mengecewakan orang-orang yang percaya bahwa saya bisa.
Bismillahirrohmanirrohim....
Semoga Allah
juga selalu memebri kekuatan untuk tidak tinggi hati atas kelebihan nikmatnya
dan senantiasa bersyukur.
Semangaaat
Egaaa ^^
Selasa, 04 Desember 2012
Surat Cinta untuk Luwuk
Tulisan ini saya dedikasikan untuk adik-adik di SDN 2 Sinorong, Luwuk Sulawesi.
Berkat ide dari seorang sahabat, maka tulisan ini semoga tersampaikan dan memberi inspirasi untuk kalian.
Untuk Adik-adikku
Di SDN 2 Sinorong,
Luwuk Sulawesi
Semangat Pagi !!!
Salam perkenalan untuk
calon-calon pemimpin bangsa di salah salah satu pulau terindah di Indonesia.
Nama kakak Mega Nisfa Makhroja, biasa di panggil Ega. Senang sekali rasanya memiliki
kesempatan berkenalan dengan kalian, meskipun hanya lewat sepucuk surat.
Adik-adik,
Pernahkah adik-adik
bermimpi? Pasti pernah bukan? Namun, mimpi yang kakak maksud disini adalah
mimpi tentang cita-cita atau keinginan apa yang ingin kita capai di masa depan.
Nah, kakak ingin sedikit bercerita tentang kekuatan
impian.
“Waah, kenapa mimpi bisa punya kekuatan ya?
“Masa
iya, dengan bermimpi saja kita bisa mendapatkan segalanya?”
Jika ada yang bertanya demikian maka kakak
akan menjawab ‘YA”
Karena kakak, pernah
membuktikannya!!! Kita bisa mencapai apapun yang kita inginkan dengan memiliki
impian yang besar, percaya pada diri sendiri, dan berusaha mencapai impian itu.
Adik-adik,
Kakak berasal dari
sebuah provinsi bernama Nusa Tenggara Barat, tepatnya di pulau Lombok. Mungkin
akan menghabiskan waktu sekitar 3 jam apabila terbang dari Kota Palu ke Kota
Mataram yang merupakan ibukota provinsi NTB. Kakak sangat mencintai daerah asal
kakak. Meskipun NTB masih tergolong provinsi yang kurang berkembang, namun
potensi alamnya yang luar biasa bisa mengundang bule-bule untuk berkunjung ke NTB.
Salah satu impian besar
kakak adalah mampu membawa harum nama daerah ditingkat nasional bahkan
internasional. Kakak bukan orang yang jenius, kakak juga punya kemampuan yang
biasa saja. Bahkan ketika kakak punya impian sebesar itu, kakak belum tau
bagaimana mewujudkannya. Namun kakak punya keyakinan, bahwa tidak ada impian
yang mustahil. Sebesar apapun impian itu bisa kita perjuangkan. Perjuangan kita
mencapai impian itulah yang akan menentukan, seberapa pantas kita mendapatkan
apa yang kita cita-citakan. Maka, untuk memulainya lakukanlah hal terbaik yang bisa
kita lakukan untuk hal sekecil apapun!
Kakak masih ingat, saat
itu bulan Januari 2011, kakak iseng-iseng mengikuti semacam lomba menulis di
tingkat Internasional yang diadakan oleh Bank Dunia. Saat itu kakak mengangkat
masalah perdagangan anak, khususnya di NTB. Kakak bertekad ingin menceritakan
kepada dunia bahwa banyak anak-anak Indonesia yang diperjual belikan sebagai
tenaga kerja di luar negeri, sehingga pemerintah perlu menyelesaikan masalah
itu. Alhamdulillah, pada kesempatan
itu kakak terpilih sebagai salah satu penulis terbaik.
Setahun kemudian, kakak
bermimpi untuk pergi ke luar negeri. Bertemu dengan pemuda di seluruh dunia,
dan memperkenalkan betapa luar biasanya Indonesia. Alhamdulillah kakak
berkesempatan mengunjungi Filipina dan Singapura untuk mengikuti sebuah acara
pertemuan pemuda tingkat dunia. Disana kakak berbagi pengalaman dan
pengetahuan, serta mempromosikan indahnya budaya Indonesia. Banyak sekali dari
teman-teman disana yang tertarik untuk berkunjung. Ada yang berasal dari Rusia,
namanya Savina. Ada yang bersal dari India, namanya Adit Arya. Ada yang dari
Jepang, namnya Tomoyuki. Adapula yang berasal dari New Zaeland, namanya
Dominic. Ternyata, mereka semua sangat salut akan kekayaan budaya, alam,
dan masyarakat indonesia yang ramah.
Bahkan Dominic, sangat menyukai makanan khas Indonesia. mereka sangat
membanggakan Indonesia. Kakak sangat terharu, dan sangat bangga. Dalam hati
kakak berucap “ Ya Allah, Alhamdulillah...setidaknya salah satu impian besar
hamba terwujud. Dengan senyum bangga kakak saya dapat mengatakan bahwa SAYA ADALAH PEMUDA INDONESIA”
Bersama Savina-Rusia,Tomoyuki-Jepang, Dara-Cambodia,Dominic-New Zaeland, Ramelz-Filipina, Saya, Rina-Irma-Indonesia :)
Nah, adik-adik...
Ternyata banyak orang
yang juga membanggakan negara kita. Lalu kenapa kita sebagai anak-anak
Indonesia tidak bangga? Maka, kakak ingin mengajak adik-adik semua untuk
bermimpi. Bermimpi untuk membawa harum nama Indonesia di seluruh dunia.
Bermimpi untuk menjadi pemimpin-pemimpin yang mampu memajukan Indonesia! Tidak
ada yang mustahil. Percayalah, bahwa dengan mempunyai impian yang besar, kita
bisa memiliki kekuatan yang besar untuk mencapai impian itu. Jangan pernah
putus asa dan patah semangat!!! Dan kakak sangat yakin KALIAN BISA!!!
Malang,
4 Desember 2012
Salam hangat dari “menara impian”
Mega Nisfa M.
Rabu, 28 November 2012
Malang-Juanda, Pembelajaran Tentang Kehidupan dari Seorang Supir Tua
Orang lain mungkin melihat beliau hanya seorang supir tua,
tapi bagi saya beliau adalah salah satu mentor kehidupan. Terimakasih (ganisfa)
Beliau bernama Pak Khilal. Seorang supir tua yang bekerja di kampus. Biasanya beliau menjadi driver untuk bus UB, namun karena usia
beliau yang sudah lanjut membuat dia pindah sebagai supir pribadi untuk mobil camry
rektorat. Pengalaman beliau berpuluh-puluh tahun dan kepandaian beliau
menyetirlah yang menurut saya membuat beliau dipercaya penuh oleh pihak kampus
untuk merawat si mobil mewah. Namun sepertinya saya sedikit salah dalam hal itu, karena
ada sisi lain dari seorang pak khilal yang menjadikan beliau luar biasa. Meskipun seorang driver, beliau adalah orang yang sangat
pandai bergaul. Sahabatnya dari golongan tukang sapu hingga pejabat. Senang berbagi dan begitu bijaksana. Sikapnya yang tenang dalam
menghadapi setiap hal membuat saya belajar banyak.
Selama dua hari, saya dan Pak Khilal melakukan perjalanan
Malang-Juanda untuk menjemput-mengantar tamu dari ASEAN yang akan memberikan materi pada
International Conference of Food Security. Alhamdulillah saya berkesempatan menjadi LO untuk tamu dari ASEAN tersebut yang sekaligus berprofesi sebagai salah satu deputi di Kementrian Pertanian.
Rasanya menyenangkan sekali menaiki mobil mewah yang biasa ditumpangi rektor dan tamu penting lainnya. Hahaha... baiklah lanjut ke cerita tentang Pak Khilal. Perjalanan yang memakan waktu dua jam tersebut tidak terasa melelahkan karena beliau bercerita banyak hal.
#Pelajaran tentang Bersyukur dan Berbagi
Orang lain mungkin menganggap bahwa supir hanyalah pekerjaan biasa dengan penghasilan kecil. bahkan untuk menghidupi keluarga saja kurang. Anehnya beliau tak pernah merasa kekurangan dengan apa yang beliau miliki. Karena yang terpenting adalah kebahagiaan hati. Apagunanya materi berlimpah apabila pada akhirnya kita hanya tersiksa dengan perasaan was-was bahwa uang itu akan habis? Beliau selalu menyempatkan bersedekah dan menabung. Penghasilan yang beliau dapatkan selalu disisihkan untuk dua hal, yaitu tabungan dan sedekah. Tidak perlu muluk-muluk bersedekah, mentraktir teman kerjapun adalah bagian dari sedekah. Karena dengan begitu kita mampu berbagi kebahagiaan.
Saya jadi malu sendiri, mengingat bahwa hari itu saya mendapatkan tip dari tamu undangan kami. KEtika saya menawari untuk membagi tip dengan beliau, beliau malah menolak dan berkata " Simpan buat kamu aja dek, saya buat apa uang itu. Kamu sedekahin pada yang lebih membutuhkan aja dan traktir teman-teman"
Bahkan beliau malu untuk meminta, bahkan beliau merasa masih sangat mampu. Bahwa beliau sudah sangat merasa cukup dengan apa yang beliau miliki! Subhanallaaaah.
#Memilih pendamping yang tepat dan saling percaya
Selanjutnya perbincangan berlanjut tentang memilih pasangan yang tepat untuk hidup. Beliau bercerita tentang keprcayaan. Antara pasangan hidup harus saling percaya. Beliau bercerita betapa istri beliau sangat percaya pada beliau. Bahkan apabila beliau pamit bekerja dan tidak pulang ke rumah beberapa hari, istri beliau tidak pernah menelpon atau marah-marah. Karena mereka saling percaya.
Bagi saya yang masih bau kencur soal pasangan hidup itu adalah something banget. Itu istrinya Bapak kok sabar amat suaminya gak pulang-pulang. Bang Toyib banget lah. Akhirnya saya juga sempat curcol-curcol soal beberapa orang yang dekat dengan saya. Kadang pandangan pada kondisi "proses pengenalan" terhadap seseorang membuat kita tidak bisa bersikap obyektif menilai orang lain.
Secara tegas beliau menjawab "Pilihlah laki-laki yang bertanggungjawab"
Seorang laki-laki yang bertanggung jawab, akan mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menghadapi wanita yang dicintainya. Terlebih lagi untuk hubungan yang serius. Dia akan mempersiapkan diri dengan memiliki pekerjaan yang tetap dan rumah masa depannya.
Seorang laki-laki yang baik dapat dilihat dari bagaimana dia memperlakukan orang lain dan seberapa sukses dia menghandle pekerjaan yang dia miliki.
Jadi, pilihlah laki-laki yang mau dan mampu bertanggung jawab untuk dirinya dan orang-orang disekitarnya...
Yah, dan saya mulai berfikir bahwa semoga Allah memberikan anugerah pasangan hidup seorang laki-laki yang bertanggungjawab. -amiiiin-
Maka....
Saya belajar banyak hal dari si supir tua itu. Salah satu mentor kehidupan. Sukses untuk Bapak, semoga Allah selalu menjaga hati Bapak untuk selalu bersyukur dan berbagi. Dan semoga saya bisa terus memperbaiki diri dalam proses belajar ini.
-Jangan melihat "personal" orangnya, tapi lihatlah "APA" yang dia katakan-
Semoga selalu belajar untuk lebih baik. Semangat ^^
Langganan:
Postingan (Atom)

